Guru honorer Pulukumba yang diduga mencabuli tiga muridnya tidak pernah menjadi tersangka

Seorang guru emeritus sekolah dasar (SD) di Kecamatan Polukumba, Kabupaten Polukumba, Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan), berinisial MA, belum ditetapkan sebagai tersangka.

Bahkan, perempuan berusia 53 tahun itu ditangkap pada Jumat, 29 April 2022 oleh Satreskrim Polres Polukumba dengan tuduhan mencabuli tiga siswi kelas IV SD berusia 10 tahun.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polukumba yang dikonfirmasi pada Jumat pagi, 6 Mei 2022, membenarkan bahwa Mahkamah Agung belum ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan Kapolres Ujung Loe itu menjelaskan, kasus guru honorer itu masih dalam penyelidikan dan pihaknya masih menunggu beberapa keterangan.

“Mahkamah Agung sekarang masih menjabat beberapa hari tetapi (belum ditetapkan sebagai tersangka) karena kasusnya masih dalam penyelidikan karena ada beberapa informasi yang membingungkan, masih ada informasi yang diperlukan jika sudah ada, itu hanya bisa diragukan,” kata Mohamed. Youssef mengatakan bahwa hasil otopsi belum muncul.

Diberitakan sebelumnya, buka halaman 2

Baca Juga  Ini Sejarah Kota Parepare dan Masuknya Penjajah Belanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.