Akibat penggunaan knalpot racing, warga Desa Bontomanai Bulukumba dipukul hingga tewas

Gegara pakai knalpot racing

Beritasulsel.com – Saleh Bin Sanji akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah dua hari menjalani perawatan di RS Sultan DJ Radja Polukumba, Selasa 21 Juni 2022.

Pria 36 tahun itu diduga dianiaya oleh dua pria berinisial IA, 42 dan AS, 34.

Terduga korban dan pelaku adalah warga Desa Puntumnai, Kecamatan Rilaw, Kabupaten Polukumba, Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan).

Kapolsek Rilau Ale, IPTU Herman mengatakan kepada wartawan bahwa korban dianiaya di rumahnya di Dusun Masowani, Desa Bontomanai, pada Minggu 19 Juni 2022 sekitar pukul 23.00 WITA.

Kejadian bermula saat korban mengendarai mobil di depan rumah pelaku menggunakan sepeda motor yang menggunakan knalpot racing.

“Pelaku kemudian mendatangi rumah korban dengan maksud menegur korban,” jelas Hermann.

Namun sesampainya di rumah korban, pelaku memanggil korban dengan suara keras hingga korban tersinggung dan terjadilah cekcok antara korban dengan dua pelaku di kolong rumah.

Akibat adu jotos tersebut, korban mengalami luka memar di bagian dada dan wajah, yang mengakibatkan korban dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 21 Juni.

Dia menyimpulkan bahwa “para pelaku sekarang ditahan di Mapolres Polukumba untuk membenarkan tindakan mereka”.

Gegara pakai knalpot racing
Editor: Hyri

Baca Juga  Yang disorot adalah proyek 7,5m di Calumim Polukumba, yang diduga menggunakan pasir bercampur tanah, kata konsultan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.