- Nota Kesepahaman dengan PN dan Pemkab Bantaeng One Day Service 660x170 - Tertinggi di Sulawesi Selatan, IDG Bantaeng mencapai 81,2 persen

Tertinggi di Sulawesi Selatan, IDG Bantaeng mencapai 81,2 persen

Kabupaten Bantaeng yang dipimpin Bupati Ilham Syah Azikin dan Wakil Bupati Sahabeddin kembali menorehkan prestasi. Kali ini Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan telah merilis Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Kepala BPS Bantaeng, Abdus Salam, mengatakan Indeks Pemberdayaan Gender di Kabupaten Bantaeng menempati urutan pertama di Sulawesi Selatan. “Ini menunjukkan banyak perempuan di Bantaeng yang terjun ke dunia kerja dan berdaya,” katanya di kantor Bupati Bantaeng, Kamis (29/7).

Dari data BPS Sulsel yang diberikan, Indeks Pemberdayaan Gender Kabupaten Bantaeng konsisten menempati peringkat pertama sepanjang 2019 hingga 2021. Di angka 80,27 persen pada 2019, 80,26 persen pada 2020, dan 81,2 persen pada 2021.

Pada 2021, penyidikan IDG Bantaeng disusul Kabupaten Gowa 79,71 persen, Kota Palopo 78,45 persen, Kota Makassar 76,59 persen, dan Kabupaten Sengai 73,59 persen.

Data IDG menunjukkan bahwa perempuan di Kabupaten Bantaeng dapat berpartisipasi aktif dalam kehidupan ekonomi dan politik serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

“Secara formal bisa dilihat. Seperti di kantor-kantor birokrasi, begitu juga di gedung legislatif, dan jumlah perempuan yang bekerja lebih banyak daripada jumlah laki-laki. Bahkan dalam situasi informal seperti ini, banyak perempuan yang terjun ke lapangan,” Abdeslam dijelaskan. Untuk berkontribusi pada pendapatan keluarga atau rumah tangga.”

Sementara itu, Wali Kota Bantaeng yang menjadi inspirasi wisatawan Azikin mengatakan, data dari BPS ini nantinya akan menjadi salah satu acuan dalam menetapkan arah kebijakan di Kabupaten Bantaeng.

“Prestasi ini patut kita syukuri. Ke depan, data dari BPS akan menjadi salah satu acuan kita dalam menjaga dan merumuskan arah kebijakan yang selalu mengarah pada pemberdayaan perempuan di Kabupaten Bantaeng.”

Baca Juga  Pangeran Rahim memerintahkan Menteri Perdagangan untuk memantau harga minyak goreng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.