Bagnaia Boleh Saja Main Aman di Valencia, tapi …

Posted on
jakarta

Pembalap Ducati Francesco Bagnaja di ambang menjadi juara dunia MotoGP 2022. Marc Marquez Sarankan Bagnaia untuk tidak bermalas-malasan di MotoGP Valencia 2022.

Perebutan gelar MotoGP antara Bagnaia dan Fabio Quartararo berakhir pada Minggu (11/6/2022) di Sirkuit Ricardo Tormo. Bagnaia memimpin balapan dengan keunggulan besar saat mereka memimpin 23 poin atas pebalap pabrikan Yamaha.

Dalam situasi ini, Bagnaia adalah yang terburuk untuk finis di urutan ke-14, sementara Quartararo menghadapi tantangan berat karena harus memenangkan perlombaan dan Bagnaia finis di urutan ke-15 atau lebih rendah.

Situasi serupa dialami Marc Marquez hingga balapan terakhir 2017 bersaing dengan Andrea Dovizioso. Saat itu, Marquez mengandalkan keunggulan 21 poin. Pembalap Repsol Honda itu dipastikan meraih gelar juara dunia setelah finis ketiga sementara Dovizioso terjatuh di lap terakhir.

Mengingat pengalaman itu, Marquez menilai Francesco Bagnaia harus bermain aman di MotoGP Valencia 2022, namun waspadai potensi kehilangan fokus.

“Jika Anda mengemudi dengan keunggulan besar di Valencia, maka Anda harus mengemudi secara konservatif,” kata juara dunia delapan kali itu Menabrak. “Jika Anda tiba di Valencia dengan keunggulan kecil, maka mengemudilah dengan agresif! Menyerang!”

“Misalnya, pada 2017 saya bermain full attack di akhir pekan. aku bersikeras. Saya akan terus seperti ini sepanjang musim, tetapi pada hari Minggu saya hanya akan mengendalikan balapan,” lanjut Marquez.

“Memang benar bahwa pada satu titik saya berkata, ‘Oke, saya akan menyerang.’ Itulah yang terjadi ketika saya melakukan penyelamatan luar biasa di Tikungan 1. Namun, penyelamatan itu membuat saya tidak bisa menyerang sepanjang balapan. Saya terlalu konservatif.”

“Pada akhirnya tidak terjadi apa-apa. Tetapi apakah Anda terlalu konservatif untuk alasan ini? Terkadang Anda kehilangan konsentrasi.

(rin/krs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *