Penelitian Baru Beberkan Teknik untuk Bicara dengan Kucing, Seperti Apa? : Okezone techno

Posted on

JAKARTA – Cobalah untuk membuat Kucing Bosa mengerti bahwa kami selalu menarik untuk dibicarakan. Setelah berabad-abad, penelitian baru akhirnya menemukan teknik yang tepat untuk berbicara dengan kucing.

Hasilnya menunjukkan bahwa kucing benar-benar dapat mengenali suara pemiliknya dan berperilaku berbeda saat mendengarnya. Namun, kucing lebih cenderung merespons ketika manusia berbicara dengan suara yang manis.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Animal Cognition menyimpulkan bahwa hubungan dari hati ke hati penting bagi kucing dan manusia untuk membentuk ikatan yang kuat, dan bahwa suara yang didengar kucing memiliki dampak penting pada perilaku mereka.

Diketahui bahwa orang sering berbicara secara berbeda dengan kucing, anjing, dan bayi dibandingkan dengan orang dewasa lainnya. Sampai sekarang, bagaimanapun, sedikit yang diketahui tentang bagaimana kucing bereaksi terhadapnya.

Charlotte de Mouzon, seorang mahasiswa PhD di Université Paris Nanterre, mempelajari bagaimana 16 kucing merespons suara yang direkam sebelumnya yang dibuat oleh pemiliknya dan orang asing, yang diucapkan dengan nada yang ditujukan untuk kucing dewasa dan manusia.

Ada tiga syarat dan pertama akan memutar rekaman suara hewan peliharaan orang asing dan kemudian pemiliknya. Pada nada kedua dan ketiga, kucing mendengar orang asing dan pemiliknya berganti-ganti antara nada yang diarahkan pada kucing dan nada yang diarahkan pada orang dewasa.

Dirangkum dari Metro, Sabtu (29/10/2022), tim peneliti mencatat dan menilai seberapa intens perilaku kucing dalam menanggapi suara yang berbeda.

Manusia dan kucing telah mencoba untuk mendominasi satu sama lain selama berabad-abad. Antara lain, mereka mengukur gerakan telinga kucing, istirahat, pelebaran pupil, dan gerakan ekor.

Dalam kasus pertama, 10 dari 16 kucing berperilaku kurang intens ketika mereka mendengar orang asing memanggil mereka dengan nama mereka dalam tiga klip audio yang berbeda. Namun, ketika mereka mendengarkan suara pemiliknya, perilaku mereka menjadi jauh lebih intens.

Saat kucing mendengarkan pemiliknya berbicara, mereka mengarahkan telinga mereka ke arah speaker, lebih banyak bergerak di sekitar ruangan, dan pupil mereka melebar.

Karena perubahan perilaku yang tiba-tiba, penulis menyimpulkan bahwa kucing dapat membedakan suara pemiliknya dari suara orang asing.

Pada kondisi kedua, 10 kucing kurang lekat ketika mendengar pemiliknya berbicara dengan nada berorientasi dewasa. Tetapi ketika pemiliknya berbicara dengan nada yang ditujukan pada kucing itu, mereka kembali bersemangat.

Namun, ketika orang asing itu mengubah nadanya, itu tidak mempengaruhi perilaku kucing itu. Pada akhirnya, penulis menemukan bahwa kucing mengenali ketika pemiliknya berbicara dengan kucing seperti biasanya, berbeda dari orang dewasa, tetapi mereka merespons tidak berbeda ketika orang asing mengubahnya.

Karena ukuran sampel yang kecil, penelitian ini mungkin tidak mewakili kucing secara keseluruhan, tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi kucing bergantung pada pengalaman hewan peliharaan dari suara di sekitar mereka.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *