Umur Lebah Madu Kini Lebih Pendek Dibanding 50 Tahun Lalu

Posted on
jakarta

Lebah madu masa kini diyakini memiliki rentang hidup yang lebih pendek daripada 50 tahun lalu. Jika dulu usia lebah madu bisa mencapai 34,3 hari pada tahun 1970, kini usia lebah diperkirakan hanya mencapai 17,7 hari.

Teori ini terungkap berdasarkan studi baru oleh ahli entomologi dari University of Maryland, AS. Para ilmuwan percaya umur lebah yang sekarang lebih pendek telah berkontribusi pada penurunan produksi madu di beberapa bagian Amerika.

Dikutip dari detikEdu seperti yang dijelaskan di sains sehari-hari, koloni lebah merupakan faktor penting dalam produksi madu. Lebah di koloni secara alami menjadi tua dan mati. Tetapi dalam beberapa dekade terakhir, peternak lebah Amerika telah melaporkan tingkat gesekan yang tinggi, yang berarti lebih banyak koloni perlu diganti untuk menjaga agar bisnis madu tetap berjalan.



Dalam mempelajari fenomena ini, para ilmuwan melihat penyebab stres lingkungan, penyakit, parasit, paparan pestisida, dan pola makan lebah. Studi yang diterbitkan 14 November 2022 dalam jurnal Scientific Reports, memisahkan lebah dari koloninya untuk mencari tahu mengapa masa hidup lebah dipersingkat.

“Kami mengisolasi lebah dari kehidupan koloni sebelum mereka menjadi dewasa, jadi apa pun yang memperpendek umur mereka bisa terjadi sebelum titik itu,” kata Anthony Nearman, PhD, seorang mahasiswa di Departemen Entomologi dan penulis utama studi tersebut.

“Ini memperkenalkan gagasan tentang komponen genetik. Jika hipotesis ini benar, itu juga menyarankan solusi yang mungkin. Jika kita bisa mengisolasi beberapa faktor genetik, mungkin kita bisa membiakkan lebah madu yang berumur lebih panjang,” katanya.

Nearman pertama kali melihat pengurangan umur saat melakukan penelitian dengan profesor entomologi Dennis van Engelsdorp. Mengikuti penelitian sebelumnya, para peneliti mengumpulkan kepompong lebah dari sarang lebah madu jika mereka berada dalam waktu 24 jam setelah keluar dari sel lilin tempat mereka dibesarkan. Lebah yang terkumpul dibiakkan sepenuhnya di inkubator dan kemudian dipelihara sebagai lebah dewasa di kandang khusus.

Nearman dan timnya mengevaluasi efek diet air gula pada lebah yang dikurung dengan air murni untuk meniru kondisi alam. Ternyata terlepas dari makanannya, umur rata-rata lebah penangkaran adalah setengah dari lebah yang dikurung dalam percobaan serupa di tahun 1970-an. Pada tahun 1970, lebah bisa hidup hingga 34,3 hari. Sedangkan lebah pada tahun 2022 akan berumur setengahnya, atau 17,7 hari.

“Protokol standar untuk memelihara lebah madu di laboratorium tidak benar-benar diformalkan hingga tahun 2000-an. Jadi Anda mungkin berharap masa pakainya lebih lama atau tidak berubah karena kami menjadi lebih baik (protokol standar), bukan? Sebaliknya, ketika Anda melihat angka kematian berlipat ganda, itu adalah kami,” katanya.

Meskipun lingkungan laboratorium sangat berbeda dengan lingkungan koloni, lebah yang dipelihara di laboratorium memiliki rentang hidup yang mirip dengan lebah koloni. Studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa di dunia nyata, rentang hidup lebah madu yang lebih pendek dikaitkan dengan lebih sedikit waktu mencari makan dan produksi madu yang lebih rendah.

Nearman dan vanEngelsdorp mencatat bahwa lebah yang dibiakkan di laboratorium mungkin mengalami beberapa jenis kontaminasi virus atau paparan pestisida tingkat rendah selama tahap larva. Tetapi lebah belum menunjukkan gejala yang jelas dari hipotesis ini. Sekarang para ilmuwan mencoba mempelajari umur lebah dalam skala yang lebih besar.

Artikel ini diterbitkan pada detikEdu dengan judul Terbongkar! Usia lebah sekarang lebih pendek daripada 50 tahun yang lalu

(ral/iqk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *